Begitu cepat waktu berlalu. Rasanya baru kemarin aku merasakan hal-hal yang sebenarnya sudah bertahun-tahun terjadi. Ingatan ini kadang menjadi liar menelusuri jejak-jejak langkah yang masih tersisa. Ingin rasanya sekali lagi aku mencicipi manis dan pahitnya masa lalu. Ya, masa kanak-kanak, masa remaja, dan masa-masa satu jam yang telah berlalu pun. Namun begitu perkasanya waktu itu, betapa Tuhan sang maha pencipta benar-benar membuat waktu menjadi kuasa dan tak pernah mengenal kompromi. Ya, itu benar adanya, bayangkan satu detik pun, dia (waktu) tak akan pernah mengembalikannya pada kita. Kini hilang sudah masa kanak-kanak yang penuh canda tawa, enyah sudah masa remaja nan indah, dan kini usia semakin hari semakin menanjak tinggi. Namun, aku belum berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Aku telah membuang-buang waktu, dan aku telah lalai. Oh, kadangkala aku sadar, aku telah terlalu banyak menyia-nyiakan waktu.
Tuhan pun mengingatkan kita dalam wahyu-Nya :
Demi masa. Sesungguhnya manusia itu berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh serta menasehati supaya mentaati kebenaran dan saling menasehati supaya menepati kesabaran. (QS. Al-Ashr 1-3)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar